Infrastruktur E-Bisnis

Infrastruktur E-bisnis

Infrastruktur e-bisnis adalah arsitektur yang terdiri atas hardware, software, conten, dan data yang digunakan untuk mengantarkan pelayanan e-bisnis kepada pegawai, pelanggan, dan partner.
Infrasturktur e-bisnis ini mereferensi pada kombinasi hardware seperti server dan client pada sebuah organisasi, juga membutuhkan jaringan dalam menghubungkan hardware dan aplikasi software yang digunakan dalam mengantarkan layanan e-bisnis kepada pegawai, pelanggan, dan partner.
Komponen  yang terdapat dalam infrastruktur e-bisnis 
Komponen dalam infrastruktur e-bisnis dapat digambarkan dengan layer yang berbeda. Layer-layer ini dapat mudah dimengerti oleh user dari sistem e-bisnis. Berikut model layer pada infrastruktur :

gambar1

Kampas (2000) menjelaskan sebuah alternatif dari lima level model infrastruktur yang dia representasikan sebagai the information system function chain yaitu :
1. Storage/Physical , mencakup memory dan hardware berupa disk komponen. Dapat dilihat pada komponen keempat di gambar.
2. Processing, mencakup komputasi dan proses logic yang dilakukan oleh prosesor. Dapat dilihat pada komponen pertama dan kedua di gambar.
3. Infrastructure, mencakup interface eksternal, jaringan, dan user yang mereferensi kepada extrastructure. Dapat dilihat pada komponen tiga di gambar.
4. Application/content, mencakup proses data pada aplikasi hinggan terbentuk informasi. Dapat dilihat pada komponen lima di gambar.
5. Intelligence, mencakup penambahan proses logic yang mentransformasi informasi kedalam pengetahuan. Dapat dilihat pada komponen satu di gambar.

Dalam infrastruktur e-bisnis kita perlu mengetahui kunci manajemennya, berikut gambar yang menjelaskan kunci apa saja yang kita butuhkan :

gambar2Dalam infrastruktur e-bisnis berikut hardware dan software yang dibutuhkan :
1. Internet seperti sistem client dan server
2. Hosting websites
3. Intranet dan extranet
4. Teknologi web seeprti web browser dan Web server
5. Internet-access software application seperti blog dan blogging, emall
6. E-mail
7. Feeds
8. IPTV (Internet TV)
9. VoIP (Voice over IP)
Perusahaan yang memberikan layanan e-bisnis kepada pegawai dan partner melalui web server dikatakan sebagai third party companies. Dalam pemberian layanan e-bisnis ini diperlukan manajemen internal maupun eksternal yang baik dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, juga perlu adanya monitoring yang berkelanjutan arisitekturnya.

 

Sumber : Chaffey, Dave, 1963– E-business and e-commerce management : strategy, implementation, and practice / Dave Chaffey. — 4th ed.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *